Langsung ke konten utama

PUISI RINTIK HUJAN (PART 2)

Kau tak tau betapa aku sangat menginginkanmu saat itu .
saat dimana rintik hujan tiada hentinya membasahi dedaunan .
saat dimana langit kelabu meredupkan warna senja .
saat dimana aku hanya ditemani tetesan air yg menetes dihalte tua itu .
saat dimana aku sendirian ketika genangan air itu terciprat kearahku ,
oleh perbuatan mobil-mobil yg melaju kencang .
aku sangat mengharapkan kehadiranmu saat itu !
saat dimana kau bilang "tidak bisa menemuiku"
saat itu pula air mata ini berjatuhan , tak kuasa terbendung .
tak peduli pada aktivitas sekitarku .
saat dimana tubuh ini ringkih termakan dinginnya suasana .
hening ditengah lalu lalang .
hanya getaran ponsel dengan ocehan tak peduli ,
dan menyuruhku tuk pergi dari suasana ini .
hanya kamu yg kutunggu , tapi kau tak pernah tau hal itu .
dan mungkin tak mau tau .
janji yang terucap hanya pemanis saat rindu
dan teringkari ketika saatnya tiba .
aku mengenalmu , aku menyukaimu , aku mengagumimu ..
hingga kini akhirnya aku begitu menyayangimu .
kuharap kau tau ..


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)

Karena Yang Bawain Kamu Bunga Akan Kalah Sama Yang Bawa Kamu Ke Surga

Indahnya mawar tak seindah mahar, manisnya coklat tak semanis akad. Daripada Valentine mendingan Vengantine. Dari pada naik motor sama yang bukan mahrom, mending naik ke Pelaminan. #KarenaYang BawainKamuBungaAkanKalahSamaYangBawaKamuKeSurga

When I was child

Selagi kita masih bisa melompat, melompatlah jika itu membuat beban kita sedikit berkurang. Tak ada salahnya kembali menjadi anak kecil yang polos, tertawa riang tanpa beban ditengah keramaian, menunjuk ini itu yang kita suka ataupun merengek minta dibelikan sesuatu. Dewasa itu pilihan. Tapi setiap kedewasaan itu pasti memunculkan rasa rindu. Rindu akan masa kanak-kanak yang begitu indah.. :) Love my Story