Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Mengenangmu

Dia hadir lagi .. membawa goresan kisah klasik yang mungkin begitu indah tuk dikenang. Membawa kembali senyuman yang dulu pernah ada. Dan masih pada luka yang sama, kami menangisi smua yang tlah terjadi. Bukan sbuah kebetulan jika dia kembali ke kisah masa lalunya bersama wanita beruntung itu tepatnya. Bersama jiwa yang begitu berbesar hati. Pemilik senyum manis yang kini mengisi hidupnya. Masih dalam duka yang sama semenjak kepergiannya 2 bulan yang lalu. Nada yang sama, nada kesenduan. Segalanya mungkin bisa saja terjadi tapi aku membatasinya. Tak ingin luka yang sama hadir kembali di hati yang berbeda. Kisah kita terlalu manis untuk menaruhnya kembali didalam duka. Ya. Setidaknya persahabatan kita akan smakin kuat. Makin menjadikan kita sadar. bahwa persahabatan tidak mengenal kata putus :) Dari hati kecil si peri kecil. :)

cheers :D

Apalagi yang harus kau keluhkan? Nikmat Allah sudah begitu banyak kau peroleh, kau sudah memperoleh keluarga yang teramat sangat menyayangimu. Sahabat yang slalu mendukungmu, teman-teman yang ramah menyapamu, kakak-kakak yang bersedia mendengar keluh kesahmu, adik-adik yang bahkan lebih dewasa dari usianya., menasehatimu dan menyemangatimu :D syukurilah kehadiran mereka dihidupmu. Jangan karna hanya satu orang yang menyakitimu, lantas kau menyia-nyiakan kehadiran mereka. Bersyukurlah pada apa yg kau peroleh. :) dan Tuhan Akan memberikanmu lebih. :)

Untukmu :')

Kadang ngerasa lelah untuk ngelihat smuanya.. Tapi Tuhan selalu ngasih kekuatan. Entah apa yg membuat hati ini tidak bisa beranjak dari masa lalu. Mungkin karna kenangan yg terukir begitu indah, mungkin karena kebersamaan yang cukup lama, mungkin karna kekeluargaan yang begitu erat, dan mungkin karna dialah cinta pertamaku.. Mungkin. Rasanya ketakutan itu masih ada. Bukan takut akan kehilangan. Kehilangan itu sudah terjadi. Tapi takut rasa itu hadir lagi dan merusak semuanya. karna aku tisak mau menjadi sosok yang hadir menjadi perusak hubungan mereka. Walau mungkin jauh dilubuk hati luka itu masih tergores, aku tak ingin merasakan air mata yang sama di posisi yang berbeda. Tak ingin wanita itu merasakan apa yg kurasakan dulu. Jika memang takdir mengharuskan ia untuk merasakannya, aku tak ingin aku yang menjadi alasan dibalik semuanya .. Tak ingin. Mungkin kebersamaan singkat kita adalah tali pengikat silaturahmi sebagai sahabat. Aku begitu menyayangi keluargamu. Karna disana terda...