Langsung ke konten utama

Untukmu :')

Kadang ngerasa lelah untuk ngelihat smuanya.. Tapi Tuhan selalu ngasih kekuatan. Entah apa yg membuat hati ini tidak bisa beranjak dari masa lalu. Mungkin karna kenangan yg terukir begitu indah, mungkin karena kebersamaan yang cukup lama, mungkin karna kekeluargaan yang begitu erat, dan mungkin karna dialah cinta pertamaku.. Mungkin.

Rasanya ketakutan itu masih ada. Bukan takut akan kehilangan. Kehilangan itu sudah terjadi. Tapi takut rasa itu hadir lagi dan merusak semuanya. karna aku tisak mau menjadi sosok yang hadir menjadi perusak hubungan mereka. Walau mungkin jauh dilubuk hati luka itu masih tergores, aku tak ingin merasakan air mata yang sama di posisi yang berbeda. Tak ingin wanita itu merasakan apa yg kurasakan dulu. Jika memang takdir mengharuskan ia untuk merasakannya, aku tak ingin aku yang menjadi alasan dibalik semuanya .. Tak ingin.

Mungkin kebersamaan singkat kita adalah tali pengikat silaturahmi sebagai sahabat. Aku begitu menyayangi keluargamu. Karna disana terdapat kehangatan yang mungkin jarang kutemui dirumah. Mereka adalah keluarga keduaku. Banyak dukungan dan harapan dirumah itu. :) Rumah yang dihuni oleh malaikat-malaikat kecil yang terbang bebas didalamnya. Menciptakan canda dan tawa yang begitu lepas.

Sudah puluhan hari aku tidak hidup bersama sapaan hangatmu, dan panggilan sayangmu.. Mungkin benar kata-katamu dulu bahwa "Lihat mantanmu yg dulu bilang tidak bisa hidup tanpamu, mereka masih ada kan sekarang?".. Jahat memang. Tapi inilah adanya. Inilah pembuktianmu. Bukan aku yang membuktikan. Tapi sikapmu lah yang membuktikan semuanya. Sikap menduamu, sikap pengkhianatanmu yang membuatku harus berjuang sendirian dan melawan kesedihan ini, Ya, sendirian.

Dan akhirnya aku merasakan apa yang dirasakan orang-orang yang dulu juga mengisi hatimu. Mereka pasti melakukan hal yang sama denganku. Berjuang walau tak pernah kau pedulikan. Dan kau memilih yang lain. Tak mengapa. Ku harap dengan yang sekarang kau akan lebih bahagia dengan caramu. Caramu memilih untuk bahagian mungkin berbeda. dan inilah jalannya .. Selamat menempuh jalan yang kau pilih. Aku mendukungmu.. :)

Dari Hati Kecil Si Peri kecil

Komentar

  1. Met move on dut.....
    Perempuan baik akan mendampingi laki laki baik. 😊
    Jika saat ini dia menyakitimu, itu berarti Tuhan sedang menjawab, bahwa dia bukan seseorang yg layak dan terbaik untuk mendampingimu mengarungi masa depan. Semoga segera bisa menemukan seseorang yg jauhhhh lebih baik dr yg sebelumnya. Semangat....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)

Memaknai Wisuda

Wisuda. Jika kita membicarakan wisuda, pasti kata pertama yang ada di benak kita adalah "sarjana", "toga", "lulus", "kerja", atau "Nikah?" Hmm.. sebetulnya apa sih makna wisuda itu sendiri? Bebas? Bebas dari apa? Lulus? Lulus tes apa memangnya? Pendidikan saat ini dimaknai seolah ujian berat, bahkan ada yang memaknainya batu loncatan. Anggapannya jika tidak menempuh pendidikan maka karirnya akan segitu-gitu aja. Pendidikan tidak lagi dimaknai secara luhur sebagai kewajiban bagi setiap muslim . Kewajiban bagi setiap muslim yang artinya selama muslim tersebut hidup, maka wajib baginya menuntut ilmu. Tiada putus, tiada "lulus". Jadi sejatinya tiada kata wisuda bagi muslim sejati. Maka bagi yang sudah diwisuda dikampusnya masing-masing, jangan pernah berhenti menuntut ilmu, jangan lelah belajar. Sebab kekayaan Al-Qur'an tidak akan habis digali hingga akhir jaman.    Tulisan ini sebagai pengingat diri bahwa 'wisud...