Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Semangat

Diri kita itu laksana cermin, Sedangkan ilmu laksana cahaya. Cahaya tidak akan memantul pada cermin yang kotor. Kita perlu ilmu. Terutama ilmu yang bermanfaat. Semakin kita belajar dan mengkaji, kita akan semakin merasa bodoh.. http://nuendut.blogspot.com/2014/04/kita-butuh-ilmu.html

Kartini Dahulu, Kini dan Nanti

Hari ini di Indonesia para perempuan sedang memperingati hari yang istimewa. Dimana-mana terutama disekolah banyak yang mengenakan pakaian adat. Tanggal 21 April ini diperingati sebagai Hari Kartini. Hari dimana banyak orang yang menggembor-gemborkan kalimat "Habis Gelap Terbitlah Terang" dan hari dimana banyak tayangan televisi yang meliput tentang perempuan-perempuan tangguh yang kini banyak mendominasi bahkan menjadi tulang punggung bagi keluarga nya. Apakah ini cita-cita yang dimaksud oleh Raden Ajeng Kartini dahulu? Apakah seperti ini yang beliau mau? Kita akan sedikit membahasnya disini. dahulu perempuan Indonesia teramat dikucilkan bahkan dijauhkan dari yang namanya pendidikan. Kala itu sekolah hanya didominasi oleh kaum adam. Karena pemikiran orang pada jaman dahulu adalah perempuan itu setelah dewasa pasti hanya di dapur, jadi tidak perlu bersekolah ataupun perlu mendapat pendidikan. RA Kartini tidak sependapat dengan itu. Katenanya ia banyak menginspirasikan dan m...

[JOGJA] Perjalanan Part 5

Hari pertama dijogja kami habiskan dengan kurang maksimal dikarenakan cuaca yang kurang menentu. Kami pun pulang kerumah bulek untuk memaksimalkan hari esok. Kami pulang bersama lebatnya hujanyang mengaburkan jarak pandang kami. Sepertinya mata kami lelah. Tapi aku tak membiarkan sekejap pun mata ini memalingkan pandangan ke luar jendela. Meski hujan, bagiku jogja tetap anggun dengan pesonanya. Masya Allah, teduh dan indah menurutku. Sesampainya ditempat peristirahatan sementara (pom bensin) kami putuskan untuk sholat sambil meneduh sementara. Saatnya perjalanan harus berlanjut. Kami pun kembali kenobil tang masih setia dikemudikan oleh pak Yen. Terima kasih pak untuk kesabarannya menghadapi tingkah kekanak kanakan kami. Hahaa.. ditengah perjalanan gak jauh dari pom bensin tiba tiba ka aga mengagetkan. Diateringat sesuatu dan langsung tercetus "sepatunya ketinggalan" kami pikir ketinggalan di pom, kalaupun iya, tinggal putar arah sebentar. Tapi dia tiba tiba bilang dengan p...

[JOGJA] Perjalanan Part 4

Pendakian dimulai kurang lebih pukul 09:00 WIB. Gunung Api Purba Nglanggeran adalah gunung batu yang sudah tidak aktif lagi sejak puluhan tahun lalu. Dan obyek wisata ini akan menjadi salah satu Geopark Dunia. Dengan keasrian dan kealamian yang masih terjaga dengan baik, wajar saja sih menurut saya. Sekeliling kami saat itu adalah pohon dan jalan setapak yang bisa dilalui oleh dua orang beriringan. Tak terasa Gunung Api Nglanggeran yang dulu hanya bisa saya nikmati gambarnya berkat mbah google. Setapak demi setapak saya lalui dengan semangat yg membara  di pos pertama kami beristirahat. Ada sebuah gazebo untuk berteduh. Berhubung kami kesiangan, kami sejenak meneduh di Pos 1. Yah sambil narsis dikit lah. =)) Ini sebelum mulai berjalan. Eksis dulu lah ya enaknya.. dari kiri ke kanan ada ka Amel, Mas Anto, saya, Mba Asih, Ka Aga dan Ka Adhan. Ini lho yang yang ada di kawasan gunung api purba. Our journey was begin Matahari mulai terik. Harusnya matahari terbitny...

[JOGJA] Perjalanan Part 3

Setelah kita berenam bertemu dengan Pak Yen, driver yang akan menemani perjalanan kita dan mengantarkan kita ke destinasi yang udah terjadwal. Walaupun sempet bingung mau ketemuan dimana sama pak Yen, akhirnya kita ketemuan juga dipinggir jalan. Sesuai dengan yang sudah kita rencanakan, harusnya sih destinasi pertama kita adalah gunung api purba. Letaknya didaerah Pathuk, Gunung Kidul. We're ready to rock.. Sebelum memasuki kawasan Gunung Api Purba, saya dan kawan-kawan mampir sebentar ke RUmah Makan yang luar biasa murah. hehe.. Kita bisa memilih makanan apapun disini.. Ibaratnya mangan sak karepmu, Bayar sak ikhlasmu. hahaha.. Rumah makan ini namanya Warung Wahyu. Setelah itu kami numpang mandi di Mushola Alhuda yang terletak di dekat perbatasan Gunung Kidul. Suegerrrr buanget deh airnya. muka-muka yang tadinya kucel dan lecek, jadi fresh dan licin lagi. hahaha.. Disini nih kita numpang mandi :D Habis itu kita melanjutkan kembali perjalanan ke Gunung Api Purba. Ja...

[JOGJA] Perjalanan Part 2

Ditengah perjalanan kita smua memutuskan untuk makan malam seadanya. Seadanya disini maksudnya adalah nasi goreng 2 box buat makan ber-6.. Nikmatnya luar biasa. Bukan karna makanannya tapi karna kebersamaannya. ;-) Nah untung nya mba Asih bawa roti dan yg Ladies udah siap dengan cemilannya. Jadi bisa agak mengganjal. Buat yg masih laper, mereka nambah dgn pesen mie instant dan nasi goreng di restorasi. Pertama-tama kita gak merasakan ada yg janggal dengan kereta yang kita naiki. Lama-lama kita sadar .. kok keretanya sebentar-sebentar berhenti. Gak biasanya. Ah mungkin mau ada kereta lain yang lewat. Ini kan senja utama, mungkin yg eksekutif mau lewat, pikirku. Kamipun lelah ketawa ketiwi, akhirnya paduan suara ngorokpun dimulai. Iseng-iseng saya mengambil foto saat mereka tertidur (buat kenang-kenangan). Saat saya coba menyalakan network service (niatnya sih mau ngetwit) tapi saya mengurungkan niat karna saya terlanjur kaget melihat gps yang menunjukkan lokasi masih disekitaran ...

[JOGJA] Perjalanan

Saya mau nge-share pengalaman waktu liburan ke Jogja beberapa hari lalu, perjalanan dimulai dari pukul 16:00 WIB. Saya berlibur bersama kelima sahabat saya yaitu Mba Asih, Ka Amel, Mas Anto, Ka Adhan dan Ka Aga. Kami berencana liburan dari akhir tahun lalu. Entah kenapa yang tercetus sebagai destinasi pertama adalah Jogja, kota kelahiranku. Kami sudah pesan tiket kereta dari awal tahun. Hari ini hari jumat yang biasa kami lakukan di hari jumat yang terkenal padat dengan deadline laporan adalah bergulat dengan waktu untuk menyelesaikan laporan sekilat mungkin. Kebetulan hari itu juga adalah akhir bulan dimana batas akhir pelaporan SPT PPh 21. Saya kebetulan menemani Mas Vito yang biasa melaporkan SPT. Niatnya sih supaya cepat selesai saya dan Mas Vito berbagi Tugas untuk melaporkan. Sampai di detik-detik yang harusnya saya dan teman-teman berangkat, saya masih berada di KPP. alhasil saya harap-harap cemas sembari menunggu Bukti Lapor dari KPP. Lalu selesai sudah pelaporannya. Saya k...