Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Hijrah

Kita sering kali kagum pada orang lain, misalnya artis. Hingga setiap kali selalu menyebut namanya. Mengoleksi segala hal yang berbau tentangnya. Menghadiri berbagai event yang juga dihadiri olehnya. Meneriaki namanya.. ah.. jadi ingat masalalu. Flashback sebentar yaa. Dulu itu saya kalo sudah ngefans itu rasanya semua hal didunia ini disangkut pautkan sama dia. Misalnya saya pernah ngefans sama pemain bola asal Brazil, Ricardo Izecson Dos Santos Leite atau yang kita kenal dengan Kaka. Setiap hari kerjaan saya hanyalah mengumpulkan gambar gambarnya ke dalam satu album. Jaman dulu belum punya gadget kayak sekarang. Jadi masih suka beli majalah olahraga trus diguntingin sambil ditulisin alay alay gitu. Bahaha jadi malu :" Lalu tiap minggu malam pasti ada pertandingannya. Saya ingat waktu itu suka nonton bareng sama teman-teman yang Milanisti juga sambil sorak-sorak gak jelas. Pokoknya fans banget deh.. sapu tangan milan, tas milan, baju milan, poster dikamarpun milan-kaka. (Walaupun...

Anta Ma'a Man Ahbabta

Kita sering kali kagum pada orang lain, misalnya artis. Hingga setiap kali selalu menyebut namanya. Mengoleksi segala hal yang berbau tentangnya. Menghadiri berbagai event yang juga dihadiri olehnya. Meneriaki namanya.. ah.. jadi ingat masalalu. Flashback sebentar yaa. Dulu itu saya kalo sudah ngefans itu rasanya semua hal didunia ini disangkut pautkan sama dia. Misalnya saya pernah ngefans sama pemain bola asal Brazil, Ricardo Izecson Dos Santos Leite atau yang kita kenal dengan Kaka. Setiap hari kerjaan saya hanyalah mengumpulkan gambar gambarnya ke dalam satu album. Jaman dulu belum punya gadget kayak sekarang. Jadi masih suka beli majalah olahraga trus diguntingin sambil ditulisin alay alay gitu. Bahaha jadi malu :" Lalu tiap minggu malam pasti ada pertandingannya. Saya ingat waktu itu suka nonton bareng sama teman-teman yang Milanisti juga sambil sorak-sorak gak jelas. Pokoknya fans banget deh.. sapu tangan milan, tas milan, baju milan, poster dikamarpun milan-kaka. (Walaupun...

Teruntuk Bidadari Jelita

Minggu itu, tepat tanggal 23 Februari 2014 telah dilangsungkan pernikahan antara seorang perempuan cantik dan pria tampan. Perempuan itu adalah sosok bidadari menurutku. Sosok yang hanya dengan melihat parasnya terpancar lah seluruh auranya. Namun tidak dengan masalalunya. Perempuan cantik itu adalah sosok menawan yang kukagumi. Meski aku tak banyak tahu tentang kehidupannya, meski aku tak mengetahui bahkan pernah bercakap sedikitpun tentangnya, yang ku tau dia adalah sosok perempuan malang yang beruntung. Meski ia hidup dan dibesarkan ditengah keluarga yang bukan keluarga sebenarnya, ia tetap menjadi mutiara yang keluar dari kubangan. Allah memang Maha Adil, mungkin Allah telah mengambil kasih sayang ayah kandungnya sejak ia masih dikandungan, bahkan ia juga tidak dibesarkan dengan tangan ibu kandungnya. Tapi lihatlah sekarang ia begitu mempesona setiap mata orang yang melihatnya. Ia begitu memukau, membuat orang lain iri dengan hidupnya yang penuh kasih. Padahal tanpa banyak orang...

My 22 ♡

Bahagia adalah ketika semua orang meniup lilin bersama-sama :)) Alhamdulillah.. Segala puji bagi Allah yang selalu melimpahkan nikmat yang tiada tara. Memberikan orang-orang terbaik di sekelilingku yang tiada lelah selalu mendoakan dan menyayangiku. Semoga segala doa dan kebaikan memantul lagi kepada kalian semua. Kalian adalah cahaya yang tidak akan pernah padam menyinari ku. Tidak bisa kubalas satu persatu kecuali juga lewat doa "semoga yg terbaik juga untuk kalian" Terima kasih Duhai Allah.. Terima kasih sudah teramat baik menghadirkan orang-orang istimewa di kehidupanku.

Semakin Besar Usaha, Semakin Besar Hasilnya

Manusia di beri akal. Oleh karna itu kita WAJIB untuk menuntut ilmu dan mempergunakan akal kita. Mengupayakan itu lebih baik dari pada hanya pasrah dan menerima apa yang akan terjadi. Setidaknya kita sudah menjalankan apa yang Tuhan anjurkan, yaitu ikhtiar. Jika hal yang kau upayakan tidak sesuai dengan apa yang kau harapkan, setidaknya kau sudah belajar dan mencoba yang terbaik. Kau tidak bisa menjanjikan sebuah harapan akan masa depan yang indah. Kepastian itu hanya milik Allah. Dan tentunya akan dianugerahkan disaat yang tepat. Taukah kamu, bahwa proses menuju sampai ke tujuan itu adalah sesuatu yang indah dan patut untuk kita perjuangkan? Misalnya untuk mendaki ke sebuah gunung yang ketinggiannya 3000 mdpl diperlukan perjuangan yang tidak mudah. Karena apa? Tentu kita harus tau tujuan kita. Yaitu puncak yang mempesona. Mungkin kita tidak membayangkan akan seperti apa dipuncak sana. Akan seperti apa pemandangan yang kita saksikan. Tapi pasti kita sudah melihat dari sumber yang pe...

Persiapkan Mimpimu Sejak Dini

Didiklah anakmu 20 tahun sebelum dia lahir. :) Belum terlambat, mulailah dari sekarang untuk belajar menjadi seorang Ibu. Belajar membangun generasi. Kalau bukan dari sekarang, kapan lagi? Jangan sampai kita tidak mengerti apa-apa saat sudah punya anak nanti. Bagaimana mendidik dengan syariat islam. Dan membesarkannya dg pondasi keimanan yang kuat. Karna doa anak yang sholeh adalah salah satu amal jariyah yang tidak akan pernah putus pahalanya.. Subhanallah.. Kata-kata itu langsung menyadarkan saya dari "tidur panjang". Masih banyak hal yang perlu dipelajari. Semakin saya belajar, semakin saya merasa bodoh. Dan belajar itu memang seperti meminum air laut. Semakin kita meminumnya, maka kita akan semakin merasa haus. Alhamdulillah Allah menyediakan telaga dalam kehausan saya akan ilmu Islam.  Yukkk belajar.. Semangat !!! :D

Teruntuk; Jodohku

Saat ini caraku mencintai adalah dengan diam. Bukan diam benar-benar tidak melakukan apapun. Namun aku diam atas lisan ini. Diam atas sikap ini. Aku hanya akan bergerak ketika menghadap Allah. Lewat-Nya lah ku serahkan diamku. Lewat-Nya lah kuserahkan seluruhnya, cinta dan curahan doa yang terpanjatkan. Kepadanya lah aku tak kenal diam. Namun biarlah aku diam kepadamu, wahai jodohku.. biarlah kini aku banya mampu beristikharah tanpa pernah berucap kepada yang lain selain Allah. Biarlah DIA Sang Pemilik Hati dan Semesta ini mengaturnya dalam skenario terindah untuk kita kelak. Jangan pernah ragu. Janji Allah itu pasti. Jangan pernah sedih, Allah lah Yang Maha Memberi. Jika memang namaku dan namamu sudah tertera di lauhul mahfuz untuk dipersatukan dalam jihad pernikahan, akan ada saat terindah itu nanti. Sabarlah wahai jodohku. Teruslah memburu dan mengkaji ilmu agar kelak pondasi rumah tangga kita kokoh. Teruslah berkumpul dengan orang-orang sholeh yang menuntunmu masuk kepada keisti...

Sajak Hujan Abu

Debu.. Bukan. Itu bukanlah debu. Kelabu.. Ya, warnanya memang kelabu. Rumput, daun, pepohonan dan semua unsur hijau menjadi kelabu Tanah, jalan, ladang, sawah, bahkan kini tiada bedanya Semuanya kelabu.. Dimana hijau dan kerindangan yang dulu? Dimana butiran embun pagi yang menggantung diujung dedaunan? Dimana suara kicau burung yang menyambut fajar? Aku rindu suasana itu, Tuhan.. aku rindu Aku rindu pada apa yang selama ini tidak ku syukuri.. Aku rindu atas ciptaan-Mu yang telah kusia-siakan.. Aku rindu pada lingkungan yang bahkan aku sendiri yg membuat kerusakan didalamnya.. Aku rindu Tuhan.. Maafkan aku ya Tuhan.. Ampuni aku yang lalai, Ampuni aku yang serakah dan menysukuri segala nikmat-MU.. Ampuni kami, Tuhan.. Ampuni kami yang telah dzalim pada diri sendiri, orang lain dan lingkungan kami.. Mengenang tragedi erupsi Gunung-gunung di Indonesia

Bahagia itu Sederhana

Kebahagiaan diperoleh dengan bersyukur. Apapum yang kita dapatkan saat ini syukurilah. Sekecil apapun itu, karna pada dasarnya Allah itu Maha Adil. Maha Memberi. Jika kita mensyukuri apa yang telah Allah berikan, maka Allah akan menambahkannya. Namun jika kita mengingkarinya, adzab Allah amat pedih. Naudzubillah. Kebahagiaan adalah dimana terdapat senyum dan sapaan hangat, baik itu di rumah, sekolah, kampus, kantor dan lingkungan lainnya. Kebahagiaan sejatinya tidak terukur oleh materi saja, namun juga berdasarkan sebaik apa kita memanfaatkan waktu yang kita punya untuk berbagi. Berbagi ilmu misalnya. Ilmu dan harta tidak akan berkurang jika kita membaginya. Ilmu dan harta yang dibagikan di jalan kebaikan adalah akan mengalir terus bahkan terus bertambah. Tidak percaya? Silahkan dicoba. Bahagia tak perlu punya banyak hal, bergelimang harta, kekuasaan, atau keglamoran. Cukup yang simpel dan sederhana saja. Setelah sebesar ini, jujur saya baru menyadari bahwa profesi pengajar (Gur...

Belajar. Belajar Lagi. Belajar Terus !

Alhamdulillah.. Beribu-ribu rasa syukur tercurah hanya pada Allah Yang Maha Mulia. Bersyukur sekali karena dapat dipertemukan dan dipersatukan dalam majelis ilmu. Dikumpulkan dg orang-orang sholehah. Duhai Allah, Engkau sungguh Maha Baik. Engkau membuka jalan yang begitu indah. Lewat peristiwa masalalu yang aku kira menyakitkan, tapi tidak begitu dengan maksud Allah memberikan peristiwa itu kepadaku. Kini aku tau jawabannya, engkau sungguh telah menggantikan yang hilang dengan yang lebih baik. Cerita dimulai dari pengalaman pertamaku berkerudung. Meski bukan pengalaman pertama, tapi aku berjanji saat itu ketika dalam perjalanan. Saat minggu terakhir bulan suci Ramadhan. Ketika aku pulang kekampung halaman. Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan melepas khimar yang melekat dikepalaku sambil menggenggamnya erat. Bismillah, aku akan menjaga apa yang seharusnya memang diamanahkan kepadaku untuk menjaganya.. Aku bersyukur lingkunganku mendukung keputusanku. Mendukung aku...