Langsung ke konten utama

[JOGJA] Perjalanan Part 3

Setelah kita berenam bertemu dengan Pak Yen, driver yang akan menemani perjalanan kita dan mengantarkan kita ke destinasi yang udah terjadwal. Walaupun sempet bingung mau ketemuan dimana sama pak Yen, akhirnya kita ketemuan juga dipinggir jalan. Sesuai dengan yang sudah kita rencanakan, harusnya sih destinasi pertama kita adalah gunung api purba. Letaknya didaerah Pathuk, Gunung Kidul. We're ready to rock..

Sebelum memasuki kawasan Gunung Api Purba, saya dan kawan-kawan mampir sebentar ke RUmah Makan yang luar biasa murah. hehe.. Kita bisa memilih makanan apapun disini.. Ibaratnya mangan sak karepmu, Bayar sak ikhlasmu. hahaha.. Rumah makan ini namanya Warung Wahyu. Setelah itu kami numpang mandi di Mushola Alhuda yang terletak di dekat perbatasan Gunung Kidul. Suegerrrr buanget deh airnya. muka-muka yang tadinya kucel dan lecek, jadi fresh dan licin lagi. hahaha.. Disini nih kita numpang mandi :D





Habis itu kita melanjutkan kembali perjalanan ke Gunung Api Purba. Jalan yang ditempuh ajib buanget gan. Berkelak-kelok kayak di puncak. hihiw.. Hijau disana sini. Pokoknya kamu dapat bernapas sepuas-puasnya tanpa takut debu masuk. Subhanallah.. Gak sampai satu jam, kita sampai. Harga tiketnya Rp.5000/orang. Kalau mau pake pemandu, Rp. 50.000. Nah harga berubah per bulan Mei HTM nya jadi Rp. 7.000/orang. Dan kita memutuskan untuk menggunakan jasa pemandu supaya bisa minta tolong fotoin berame-rame.. haha.. (padahal bawa tripod)
=)) ini ekspresi sumringah kita sebelum nanjak :D











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)

Memaknai Wisuda

Wisuda. Jika kita membicarakan wisuda, pasti kata pertama yang ada di benak kita adalah "sarjana", "toga", "lulus", "kerja", atau "Nikah?" Hmm.. sebetulnya apa sih makna wisuda itu sendiri? Bebas? Bebas dari apa? Lulus? Lulus tes apa memangnya? Pendidikan saat ini dimaknai seolah ujian berat, bahkan ada yang memaknainya batu loncatan. Anggapannya jika tidak menempuh pendidikan maka karirnya akan segitu-gitu aja. Pendidikan tidak lagi dimaknai secara luhur sebagai kewajiban bagi setiap muslim . Kewajiban bagi setiap muslim yang artinya selama muslim tersebut hidup, maka wajib baginya menuntut ilmu. Tiada putus, tiada "lulus". Jadi sejatinya tiada kata wisuda bagi muslim sejati. Maka bagi yang sudah diwisuda dikampusnya masing-masing, jangan pernah berhenti menuntut ilmu, jangan lelah belajar. Sebab kekayaan Al-Qur'an tidak akan habis digali hingga akhir jaman.    Tulisan ini sebagai pengingat diri bahwa 'wisud...