Langsung ke konten utama

Ini jeritanku

Jika halaman ini tak pernah ditengok olehmu, aku mengerti. Mungkin kamu malas menatapnya.. Jika kata-kataku tak digubris olehmu, aku mengerti. Mungkin kamu bosan dengan celotehku. Jika sapaanku tak ditanggapi olehmu, Jeritanku tak lagi dihiraukanmu,Bahkan kerapuhanku tak lagi menjadi kekhawatiran bagimu, Aku mengerti.. Kamu jenuh..

Sebenarnya manusiawi, tapi sikap hayati itulah yg membuatku merasa 'digantung' 
jika kamu tau seberapa banyak aku menumpahkan air mata ini untukmu, akan kuberitahu.
Sebanyak senyum dan sayang yg kau berikan untuk orang-orang selain aku.. Itulah banyaknya. Hanya kau yg tau.. Tapi aku tau, kini sayang kamu gag banyak buat aku.. aku hanyalah orang yg baru hadir dikehidupanmu.. Baru hadir 2 tahun dihidupmu, yg dahulu mewarnai harimu.. 

Mungkin aku menangisi situasi ini. Tapi aku akan bahagia kelak.. Dengan segala keputusan dan pilihan yang kamu ambil. Jika kamu tau seberapa sakit aku sekarang, maka lihatlah semut yang berjalan ditanah. Terinjak dan lalu mati karna sebuah ketidakberdayaan. Seperti itulah aku.. Padahal saat saat seperti itu aku selalu memikirkan perjuangan kita. mempertahankan kasih dari semua ego dan orang-orang yg 'menguji' hubungan kita..

Tetaplah seperti itu jika itu memang terbaik.. Tetap lah tersenyum, walau bukan aku alasannya.. Aku akan buang smua ingatan akan janji dan kata kata indah yg pernah kau ucap. :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)

Memaknai Wisuda

Wisuda. Jika kita membicarakan wisuda, pasti kata pertama yang ada di benak kita adalah "sarjana", "toga", "lulus", "kerja", atau "Nikah?" Hmm.. sebetulnya apa sih makna wisuda itu sendiri? Bebas? Bebas dari apa? Lulus? Lulus tes apa memangnya? Pendidikan saat ini dimaknai seolah ujian berat, bahkan ada yang memaknainya batu loncatan. Anggapannya jika tidak menempuh pendidikan maka karirnya akan segitu-gitu aja. Pendidikan tidak lagi dimaknai secara luhur sebagai kewajiban bagi setiap muslim . Kewajiban bagi setiap muslim yang artinya selama muslim tersebut hidup, maka wajib baginya menuntut ilmu. Tiada putus, tiada "lulus". Jadi sejatinya tiada kata wisuda bagi muslim sejati. Maka bagi yang sudah diwisuda dikampusnya masing-masing, jangan pernah berhenti menuntut ilmu, jangan lelah belajar. Sebab kekayaan Al-Qur'an tidak akan habis digali hingga akhir jaman.    Tulisan ini sebagai pengingat diri bahwa 'wisud...