Langsung ke konten utama

TRESNO

Semua orang pasti pernah mengalami cinta. Dari cinta monyet sampai cinta buyutnya monyet. hehe.. Dari yang main-main sampai yang serius. Dari yang ketawa ketiwi sampai yang termehek-mehek. Pasti pernah ngalamin suka dukanya. Dicuekin, digantung, disanjung, disayang, dipeduliin, diduain sampai diputusin. Pasti pernah ambil keputusan nyeleneh.. Ya awalan (di-) yang tadi ganti aja jadi awalan (me-) .. So, mungkin ini jadi topik yang menarik buat dibahas. 

Perkaranya bukan tentang siapa yang salah dan siapa yang benar. Melainkan bagaimana kamu menyikapi kesalahan dan kebenaran itu. Ya, kita sebagai manusia yang sudah dipercayakan oleh Tuhan dan diberikan Rasa Cinta sebagai kelebihan dibanding makhluk lain harus mempergunakan itu sebaik-baiknya. Jangan salah mengartikan semua anugerah itu. Jika kelebihan itu kamu sia-siakan maka kamu mungkin termasuk orang yang keliru dan kurang beruntung. Karena banyak yang diberi keterbatasan dalam hal itu. Bersyukurlah banyak yang menyayangimu dan mencintaimu. 

Girls,  jangan pernah menyakiti seseorang jika kamu tidak ingin disakiti, jangan pula menyia-nyiakan seseorang yang ada disamping mu hanya untuk seseorang yang baru hadir. 
Boys, jangan pula mempermainkan hati wanita.. :)

Cinta.. Banyak yang pengalamannya segudang, tapi tidak kunjung juga memetik hikmah atas pengalaman itu. Ada juga yang baru merasakan cinta, tapi banyak yang bisa dipetik untuk menjadikan kedewasaan diri. Adapuola yang diam-diam bersembunyi dibalik cadar karna malu mengakui cinta. Takut akan rasa yang bertepuk sebelah tangan, Yak, Mencitai diam-diam.. Menyakitkan memang. Namun dari yang sudah-sudah terjadi, bukan kah lebih menyakitkan lagi bila melihat orang yang kita cintai termiliki oleh orang lain karena kepencundangan kita.

Kalau Kata panglima Tian Feng (Cu Pat Kai) dari dulu begitulah cinta, penderitaannya tiada akhir.
Kalau kata rahul (Kuch kuch Hota hai) cinta adalah persahabatan
Kalau kata si Ndut, Cinta itu memiliki. memperjuangkan, memberi dan mendoakan yang terbaik untuk orang yang kita cintai. :) entah itu dalam bentuk diam, senyuman, tangis, bahkan tindakan nyata, cinta itu sungguh bersumber dari Tuhan yang diturunkan kedalam hati setiap insan. 

Dari Hari Kecil Si Peri Kecil :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Walimah Sahabat Tercinta

Allah memberikan anugerah kepada kita berupa rasa cinta dan kasih kepada sesama manusia, sudah sepatutnya kita menjalani anugerah itu dengan cara yang Allah cintai pula. Menikah. Walimatul ‘ursy yang syar’i tentulah menjadi dambaan kita semua. Belum lama ini saya punya pengalaman yang luar biasa. Izinkan saya membaginya dengan kalian semua. Seminggu yang lalu, saya dan teman-teman Madrashalihat menjadi panitia di pernikahan Mba Dita dan Mas Aris. Acaranya berlangsung di Masjid Jami Bintaro. Untuk menuju lokasi kita melakukan konvoi dengan mobil dan motor. Dua jam sebelum acara dimulai, yaitu jam 6 pagi kita sudah berkumpul dengan dresscode hijau – ungu. Karena prepare dan koordinasi, alhasil jam 7 pagi kita baru berangkat. Ketika sampai dilokasi, dekorasi nya sudah terpasang dengan tema warna hijau. Akad nikah sudah hampir dimulai, mempelai pria dan keluarga sudah berbaris rapi untuk acara serah terima seserahan. Sedangkan mempelai perempuan ‘disembunyikan’ diruang tertutup d...

Me & Flower

Bunga. Ciptaan Tuhan yang satu ini emang paling mempesona. Kalo lihat sekumpulan bungan itu rasanya tenang, damai, dan merasa jadi bagian dari mereka (statement yg terakhir jangan diambil hati yaa *intermezzo*.. wkwk). Ya, bahkan dalam lukisan pun bunga masih menunjukkan pesonanya. Warnanya, bentuknya, wanginya, semuanya mempesona. Satu bunga yang masih bikin penasaran adalah bunga Edelweis, Bunga Keabadian.. Adanya dipuncak gunung, dan karna ngedapetinnya perlu perjuangan ke puncak gunung, bunga ini jadi salah satu bunga yang special.. Berharap suatu saat bisa hiking dan memetik bunga itu .. :D #hope

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)