Layang-layang ini begitu tinggi, seolah tak takut akan rintangan diatas sana. padahal ia hanya selembar kertas yang dikait dengan bambu dan benang.. Tapi ia mampu kokoh melawan angin yang begitu kencang dilangit.. padahal langit begitu mega nya, sedangkan ia sendirian dari sana.. Kita harus belajar darinya, sebanyak apapun masalah jangan merasa kita lemah.. Merasa lemah hanya boleh kita tunjukkan pada Tuhan Sang Pencipta Alam.Tapi selagi masalah itu datang, kita harus percaya bahwa Masalah itu Tidak Lebih Besar Dari TUHAN. Selagi kita yakin, maka sesulit apapun, sebanyak apapun masalah, kita pasti mampu menyelesaikannya.. Percaya .. ! :)
Allah memberikan anugerah kepada kita berupa rasa cinta dan kasih kepada sesama manusia, sudah sepatutnya kita menjalani anugerah itu dengan cara yang Allah cintai pula. Menikah. Walimatul ‘ursy yang syar’i tentulah menjadi dambaan kita semua. Belum lama ini saya punya pengalaman yang luar biasa. Izinkan saya membaginya dengan kalian semua. Seminggu yang lalu, saya dan teman-teman Madrashalihat menjadi panitia di pernikahan Mba Dita dan Mas Aris. Acaranya berlangsung di Masjid Jami Bintaro. Untuk menuju lokasi kita melakukan konvoi dengan mobil dan motor. Dua jam sebelum acara dimulai, yaitu jam 6 pagi kita sudah berkumpul dengan dresscode hijau – ungu. Karena prepare dan koordinasi, alhasil jam 7 pagi kita baru berangkat. Ketika sampai dilokasi, dekorasi nya sudah terpasang dengan tema warna hijau. Akad nikah sudah hampir dimulai, mempelai pria dan keluarga sudah berbaris rapi untuk acara serah terima seserahan. Sedangkan mempelai perempuan ‘disembunyikan’ diruang tertutup d...
Komentar
Posting Komentar