Mulai lah untuk bisa lebih
memahami dan menerima kekuranganku.. Seperti aku yang terbiasa untuk menerima
segala kekuranganmu..
Mulai lah untuk terbiasa
mendengar keluh kesah ku saat kau jauh.. Karena aku tak bisa jauh darimu..
Mulailah untuk bisa memaafkan
kesalahan ku, seperti aku yang terbiasa memaafkanmu.
Aku bukanlah makhluk sempurna,
tapi aku sadar, semua kemauanku untuk mu memulai semua itu adalah keegoisanku..
Aku ingin kau seperti itu tapi tidak tulus dari hatimu.. Jika aku memang yang
terbaik, yang kau banggakan dan kau idamkan maka kau akan melakukannya untukku
dengan tulus, bukan sekedar memulainya.
Aku tak bisa memaksakan dirimu
tuk menjadi gambaran seperti apa yang aku inginkan. Aku menyadarinya. Dan aku
sadar ketika aku seperti ini. Terpuruk.
Saat ini aku membutuhkan
kehadiranmu, untuk menguatkanku, Tapi nyatanya adalah tak ada sepenggal katapun
yang keluar dari mulutmu.. Kedewasaaanmu yang slama ini ada, menjadi semu.
Selalu saja seperti ini menghindari masalah dan membarkannya berlarut-larut
terjadi.
Entah berapa banyak butiran air
mata yang jatuh tuk menangisimu. Kau cinta pertamaku yang telah mengajarkan ku
untuk menyikapi banyak hal.. Aku merasakan indahnya cinta dan saat saat bahagia
denganmu.
Aku merasa seperti bertepuk
sebelah tangan, kau adalah cinta pertamaku yang slalu kuharapkan untuk jadi
cinta terakhirku, Tapi aku tak begitu diharapkan olehmu.. Aku memberikan sluruh
hatiku untukmu, tak sedikitpun untuk leleaki lain, tapi kau tak begitu.. Kau
bahkan masih membela dia yang mengganggu hubungan kita.. Sekarang aku berada
dalam posisi salah. Aku seperti penghalang bagi cintamu dan dia. Padahal jauh
sebelum aku, sudah ada beberapa hati yang lain.. kenapa wanita itu tidak datang
saat kamu belum bersamaku ? kenapa jadi mesti aku yang menerima kesakitan ini?
Kesetiaanku telah kamu dustakan.
Tapi aku tidak pernah menyesal sudah menjadin pribadi yang setia, karena
kesetiaanku menguatkanku.. Bisa saja aku membalasnya dengan tindakan yang sama,
tapi nanti nya aku akan menjadi sosok yang aku benci.. Pengkhianat..
Kesetiaan bukan mengenai
bagaimana caramu untuk setia, tapi seberapa tangguhkah kamu menghadapi godaan
diluar sana demi menguatkan hubungan kita. Mungkin memang berat, tapi jika
dilakukan iklas dengan hati,, maka semua akan terasa mudah dan indah.
Satu tahap terlewati, aku harap
aku makin dewasa menjalani hidup ini.. Walau kau sudah jauh disana, sudah
berubah menjadi sosok yang tidak aku kenal. Tapi kenangan kita akan slalu
terukir disini. Dihati kecil si Peri kecil.. Perfect Peace of Our Forever..
Komentar
Posting Komentar