Langsung ke konten utama

That's Not Your Brain. But It's Your Feeling

Hi girls, pernah gak berfikir bisa merasakan apa yg orang lain rasa? hmm, bisa kok? gak percaya. Mungkin ini bisa dilatih. Dengan cara peka sama lingkungan disekitar lo. Saat lo ngerasa feeling lo slalu bener dan jadi kenyataan, mungkin Tuhan menganugerahkan lo satu kemampuan yang gak dimiliki sama orang lain. Posisikan diri lo sebagai orang itu, n lo bakal dapet flow-nya.

Misalnya, saat lo berada di Posisi Mr. D, yang sedang dihadapkan pada masalah pilihan. Pilihan pertama adalah Ms. N cewe yang udah cukup lama ada dihidupnya, setia, labil, sabar, cengeng, penyayang dan menurutnya over protective, tapi sudah menggandeng restu keluarga. Pilihan Kedua adalah mantannya, Ms. R yg dulu sangat dia sayang namun putus karna miscommunication, orangnya setia, penyayang, labil, aktif, hobinya sama, n nyambung tapi gak bisa sesabar cewe pertama. Dan suatu saat mereka ada dalam satu lingkaran yg sama. Dan si Cowo harus mengambil keputusan

Pertanyaan yang akan muncul adalah :

  1. Ada apa sama perasaan gue?
  2. Apa sih yang udah gue lakukan sampe semuanya kayak gini?
  3. Kenapa gue bisa sampe sejahat ini?
  4. Perasaan gue ini bener-bener tulus atau sesaat?
  5. Gimana nantinya kalo gue begini? Gimana nantinya kalo gue begitu? Gimana keluarga n sahabat gue?
  6. Apa gue bisa? and sooo many question in his heart.
kalo lo jadi dia, lo akan berfikiran seperti itu. Dan sekarang kalo posisi lo masih menjadi dia, keputusan apakah yang akan lo ambil?
Dia adalah dia. Kalo gue mau menjadi dia, pasti gue akan menjadikan sosok yang ada di dirinya menjadi sosok yang gue mau. Tapi ini masalah keputusan. Pasti dia juga sudah mempertimbangkan berbagai macam plus minusnya. Dari pertanyaan-pertanyaan diatas, tersirat bahwa dia sedang mengalami kegalauan. *ya iyalah*

Dan akhirnya saat dia memilih cewe yang kedua, itu bukan tanpa alasan. Mungkin saja dia berfikiran seperti ini :
  1. Gue sudah jenuh sama hubungan yg sudah berlangsung lama. Toh, gue juga masih belum mau serius. 
  2. Mungkin perasaan ini tulus ke Ms. R, karna gue sendiri bingung knapa gue bisa suka sama dia. Cinta itu gak pake alasan kan?! Semoga aja ini bukan karna pelarian n karna gue yg lagi labil.
  3. Gue mau memulai semuanya dari awal, gue udah terlalu banyak menyakiti kehidupan Ms. N. Dan kalo gue masih sama dia, bukan hal yg gak mungkin gue bakal khilaf lagi. Jadi mending gue mundur dr kehidupannya.
  4. Gue mau mencoba hal baru. Kehidupan yg baru. Yang gak bikin gue jenuh. Nanti semoga sama yg ini gue gak jenuh. N gue akan mencoba jadi pribadi yg lebih baik lagi.
  5. Masalah restu orang tua, mungkin gue bisa yakinin dengan berjalannya waktu, semoga aja bisa. Toh dulu gue sama Ms. N juga sama-sama berjuang.
  6. Sahabat-sahabat .. Mungkin gue akan mendapat sahabat baru walaupun harus dibenci sahabat yg sebelumnya.
  7. Cinta itu nekat. Tapi apa ini gak terlalu instan ya? *kayak indomie*
  8. Gue mencoba romantis ke cewe gue yg sekarang. Baru putus dari Ms. N lalu langsung jadian sama Ms. R dan mengumbarnya disocial media. Bingung sih antara jaga perasaan Ms. N atau menanggapi Ms. R. Tapi masalalu biarlah berlalu. Gue bukan orang baik buat dia. Dia terlalu baik buat gue.
  9. Move on itu sebenarnya mudah, asalkan sudah ada yg baru. jadi yaa gak sedih-sedih amat lah.
  10. Gak peduli apa yg orang lain katakan tentang kita. Yg penting kita slalu ada buat mereka. Percaya aja sama yg sekarang.
Ok.. Sepertinya hal-hal tersebut pasti tersirat atau bahkan ada dihatinya Mr.D. Maaf kalo rada lebay, biar lebih nyata. hahaha..

Sekarang posisikan diri lo sebagai Ms. R
Saat lo masih begitusayang sama mantan lo, dan banyak kisah nostalgia yg mungkin sudah retak namun masih bisa dipersatukan. Kenangan yg hadir lagi disaat yg salah. Tapi Hati lo bilang "He's your destiny" saat hati lo bener-bener yakin akan ada jalan apapun yg bisa mempersatuka lo dengan dia. Meski dengan keegoisan dan air mata. Pertanyaan-pertanyaan yg akan muncul adalah :
  1. Gue masih sayang banget sama dia. Apa gue salah?
  2. Dia bakalan milih gue gak ya, kali ini?
Dan apa yang bakal lo lakuin saat menjadi ms. R?
  1. Gue akan kasih perhatian yg lebih ke Mr. D mumpung dia lagi ada konflik sama cewenya.
  2. Gue akan belajar dari kesalahan Ms. N dan gak melakukannya ke Mr.D.
  3. Komunikasi terus, minta jemput, pergi bareng. Pokoknya sama Mr.D.
  4. Jadi yg terbaik buat Mr. D, gak peduli perasaan orang lain yg tersakiti. Pasti dibalik ini akan ada orang yg membenci gue, gak perlu dipeduliin! Fokus sama Mr.D aja! Mulai hidup yg baru.
  5. Membuat suasana berbeda yg gak bikin Mr.D Jenuh.
  6. Penantian gue slama ini berbuah manis. Orang yg gue nanti akhirnya menyadari perjuangan gue dan memilih kembali sama gue.
  7. Ini ketulusan. Ini jodoh. Jodoh itu sesulit apapun jalannya pasti akan dipertemukan.
  8. Bukan saling berjanji. tapi saling ada satu sama lain dan saling percaya. Belajar dari pengalaman sebelumnya. Jangan sampe ngulang kisah si Ms. N.
  9. Keep Romantic. Jaga kondisi badan supaya ideal.
  10. Kuatkan diri n terus sama-sama. Pasti bakal ada jalan soal restu. Percaya sama Jodoh !!
N trust me. mereka bakal berfikiran dan ngelakuin salah satu diantara beberapa hal tersebut. Dari gue sih it's just simple. Tawakkal dan Sabar. saat gue menjadi diri Ms. N, itulah yg akan gue lakuin. Introspeksi. "Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang yg salah sebelum akhirnya bertemu dengan orang yg benar"

Believe God Plan.
Trust Your Feeling.
Love Your Family.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Walimah Sahabat Tercinta

Allah memberikan anugerah kepada kita berupa rasa cinta dan kasih kepada sesama manusia, sudah sepatutnya kita menjalani anugerah itu dengan cara yang Allah cintai pula. Menikah. Walimatul ‘ursy yang syar’i tentulah menjadi dambaan kita semua. Belum lama ini saya punya pengalaman yang luar biasa. Izinkan saya membaginya dengan kalian semua. Seminggu yang lalu, saya dan teman-teman Madrashalihat menjadi panitia di pernikahan Mba Dita dan Mas Aris. Acaranya berlangsung di Masjid Jami Bintaro. Untuk menuju lokasi kita melakukan konvoi dengan mobil dan motor. Dua jam sebelum acara dimulai, yaitu jam 6 pagi kita sudah berkumpul dengan dresscode hijau – ungu. Karena prepare dan koordinasi, alhasil jam 7 pagi kita baru berangkat. Ketika sampai dilokasi, dekorasi nya sudah terpasang dengan tema warna hijau. Akad nikah sudah hampir dimulai, mempelai pria dan keluarga sudah berbaris rapi untuk acara serah terima seserahan. Sedangkan mempelai perempuan ‘disembunyikan’ diruang tertutup d...

Me & Flower

Bunga. Ciptaan Tuhan yang satu ini emang paling mempesona. Kalo lihat sekumpulan bungan itu rasanya tenang, damai, dan merasa jadi bagian dari mereka (statement yg terakhir jangan diambil hati yaa *intermezzo*.. wkwk). Ya, bahkan dalam lukisan pun bunga masih menunjukkan pesonanya. Warnanya, bentuknya, wanginya, semuanya mempesona. Satu bunga yang masih bikin penasaran adalah bunga Edelweis, Bunga Keabadian.. Adanya dipuncak gunung, dan karna ngedapetinnya perlu perjuangan ke puncak gunung, bunga ini jadi salah satu bunga yang special.. Berharap suatu saat bisa hiking dan memetik bunga itu .. :D #hope

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)