Ada kalanya menangis. Ada kalanya tersenyum bahagia. Semua itu ada prosesnya. Nikmati dan ambillah hikmah dari semuanya. Yang terbaik itu biasanya datang terlambat. Bukan yang pertama. Memaafkan cinta pertamamu untuk penyambutan seseorang yang terbaik itu adalah suatu perjuangan. Kita tidak akan pernah menduga-duga kapan ia hadir. Bisa saja ia orang terdekatmu, bisa saja orang yang bahkan sama sekali tidak pernah kau kenal. Ya, bisa saja. Biarkan pertanyaan-pertanyaan itu
waktu yang menjawabnya. Sungguh, aku tidak dapat mengusahakan perasaan itu. Aku
hanya mampu berusaha memperbaiki diri ini dan berpasrah pada waktu yang Tuhan
janjikan.
Bukankan Allah itu sutradara dan
penulis skenario terbaik? Lalu apalagi yang harus dikhawatirkan. Kita sebagai
manuasia hanya menjalankan segala perintahnya dan berusaha sebaik mungkin
menjemput scene dan dialog yang indah itu. J
Komentar
Posting Komentar