Langsung ke konten utama

Mimpiku

Mimpi. Mimpi adalah ketika kita berangan mengenai masa depan. Bukan sekedar mengkhayal, merencanakan, dan tidak berbuat apapun. Tapi juga perjuangan dan langkah unutk mencapainya. Dan saya yakin semua orang punya mimpi meskipun mimpi itu jaraknya hanya untuk esok hari. Bagi Seorang wanita seolah tidak punya pilihan lain untuk cita-citanya. Itu statement yang salah. Menurut saya, wanita itu adalah asset. Wanita adalah bibit unggul untuk membesarkan para pemimpi-pemimpi baru. Bagi generasi penerus. Menjadi ibu rumah tangga tentulah cita-cita yang mulia. Tapi lebih mulia lagi jika seorang Ibu rumah tangga mempunyai modal untuk mendidik anak bangsa itu. Modalnya bukan dari segi materi. Karena materi sebanyak apapun akan habis. Adalah ilmu, yang kekal dan abadi. Jika semua ibu rumah tangga cerdas dan mampu mendidik anak-anaknya dengan baik, maka bayangkan penerus-penerus bangsa ini akan menjadi seperti apa. Dan itulah mimpi saya kelak, menjadi ibu rumah tangga yang baik, menyiapkan sarapan bagi suami dan anak-anaknya, menyaksikan dan mendampingi pertumbuhan anak-anaknya. Membimbing dan mengajarkan anak-anaknya. Karena itulah saya mengatakan seorang wanita yang baik dan cerdas adalah asset. Tidak semuanya asset itu berupa uang ataupun dalam bentuk materi.
Mimpi saya saat ini adalah menjadi wanita yang sholehah, memiliki suami yang sholeh dan dapat membimbing ke jalan yang di Ridhoi Allah, Serta membesarkan anak-anak yang sholeh dan sholehah. Berjuang di jalan Allah dengan medidik nya dengan baik. Subhanallah. Semoga semua itu bisa terwujud. Aamiin
J



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)

Memaknai Wisuda

Wisuda. Jika kita membicarakan wisuda, pasti kata pertama yang ada di benak kita adalah "sarjana", "toga", "lulus", "kerja", atau "Nikah?" Hmm.. sebetulnya apa sih makna wisuda itu sendiri? Bebas? Bebas dari apa? Lulus? Lulus tes apa memangnya? Pendidikan saat ini dimaknai seolah ujian berat, bahkan ada yang memaknainya batu loncatan. Anggapannya jika tidak menempuh pendidikan maka karirnya akan segitu-gitu aja. Pendidikan tidak lagi dimaknai secara luhur sebagai kewajiban bagi setiap muslim . Kewajiban bagi setiap muslim yang artinya selama muslim tersebut hidup, maka wajib baginya menuntut ilmu. Tiada putus, tiada "lulus". Jadi sejatinya tiada kata wisuda bagi muslim sejati. Maka bagi yang sudah diwisuda dikampusnya masing-masing, jangan pernah berhenti menuntut ilmu, jangan lelah belajar. Sebab kekayaan Al-Qur'an tidak akan habis digali hingga akhir jaman.    Tulisan ini sebagai pengingat diri bahwa 'wisud...