Langsung ke konten utama

Keluarga Cemara



Hei gals, masih bisakah kita seperti ini 10 atau 20 tahun lagi? Mengulang kejadian konyol yang mungkin tak bisa kusebut satu persatu dalam kata. Kebersamaan yang begitu renyah terdengar dalam gelak tawa. Kesedihan dan pelukan yang berbaur ketika salah satu dari kita terluka. Senyum dan jabat erat yang tulus saat perjuangan terasa begitu melelahkan. Tak terhitung mungkin, namun memori otak ini masih sanggup tuk mengingatnya. Sekedar tuk mengukir senyum dibibir ini. Keluarga Cemaraku, walaupun perlahan satu persatu dari kalian pergi, tapi tidak dengan tali persaudaraan ini. :)

Berjanjilah kita akan berjuang untuk masa depan kita masing-masing dan bertemu lagi dengan tawa yang berbeda. Tawa kebersamaan dengan keluarga kecil yang kita impikan selama ini. :) 


Bukankah persahabatan itu tidak mengenal kata putus?
:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Love You, Mom

Kasih sayang seorang ibu itu tiada dapat ditebus dengan apapun. Walaupun kita sudah membahagiakannya pun rasanya masih belum bisa membalas semua jasa-jasanya.. Kadang, khilaf selalu menyelimuti diri kita hingga terlontar kata kata yang harusnya tidak keluar.. Tapi ibu tetap bersabar dan tersenyum, maka tak salah jika menyebut kasih sayangnya sepanjang masa.. Itu benar adanya.. ketika kau sakit, lihatlah ia, ia juga sakit memikirkan kita, anaknya.. ia tak tidur untuk menjaga kita. ketika jatuh ia siap memberikan dekapan dan pelukannya untuk kita.. Ketika tersakiti, ia siap dengan pangkuan hangatnya dan membelai rambut kita.. Ia selalu menasihatimu, memberikan yang terbaik untukmu.. Bahagiakan Ibu kita, maka kita akan bahagia dengan Restunya. :)

Karena Yang Bawain Kamu Bunga Akan Kalah Sama Yang Bawa Kamu Ke Surga

Indahnya mawar tak seindah mahar, manisnya coklat tak semanis akad. Daripada Valentine mendingan Vengantine. Dari pada naik motor sama yang bukan mahrom, mending naik ke Pelaminan. #KarenaYang BawainKamuBungaAkanKalahSamaYangBawaKamuKeSurga

When I was child

Selagi kita masih bisa melompat, melompatlah jika itu membuat beban kita sedikit berkurang. Tak ada salahnya kembali menjadi anak kecil yang polos, tertawa riang tanpa beban ditengah keramaian, menunjuk ini itu yang kita suka ataupun merengek minta dibelikan sesuatu. Dewasa itu pilihan. Tapi setiap kedewasaan itu pasti memunculkan rasa rindu. Rindu akan masa kanak-kanak yang begitu indah.. :) Love my Story