Hei gals, masih bisakah kita seperti ini 10 atau 20 tahun lagi? Mengulang kejadian konyol yang mungkin tak bisa kusebut satu persatu dalam kata. Kebersamaan yang begitu renyah terdengar dalam gelak tawa. Kesedihan dan pelukan yang berbaur ketika salah satu dari kita terluka. Senyum dan jabat erat yang tulus saat perjuangan terasa begitu melelahkan. Tak terhitung mungkin, namun memori otak ini masih sanggup tuk mengingatnya. Sekedar tuk mengukir senyum dibibir ini. Keluarga Cemaraku, walaupun perlahan satu persatu dari kalian pergi, tapi tidak dengan tali persaudaraan ini. :)
Berjanjilah kita akan berjuang untuk masa depan kita masing-masing dan bertemu lagi dengan tawa yang berbeda. Tawa kebersamaan dengan keluarga kecil yang kita impikan selama ini. :)
Bukankah persahabatan itu tidak mengenal kata putus?
:)

Komentar
Posting Komentar